BERITA Dunia

Enam turis tewas ketika cuaca buruk melanda Yunani utara

0Shares

Setidaknya enam warga negara asing, termasuk dua anak-anak, telah tewas dan puluhan orang lainnya terluka setelah badai dahsyat mengamuk di Yunani utara, membalik kendaraan, mematahkan pohon dan atap yang runtuh.
Pihak berwenang mengatakan, kematian itu terjadi Rabu malam dalam tiga insiden terpisah di wilayah Halkidiki, tujuan wisata populer selama bulan-bulan musim panas yang dihiasi dengan resor tepi laut.
Para korban termasuk seorang wanita berusia 54 tahun dan seorang bocah lelaki berusia delapan tahun, keduanya dari Rumania, yang terluka parah setelah atap ambruk di sebuah restoran di Nea Plagia. Pasangan Ceko juga tewas ketika angin kencang meniup karavan mereka di Sozopoli, sementara seorang pria Rusia dan putranya dibunuh oleh pohon yang jatuh di Nea Potidea, kata polisi.
“Enam turis tewas dan sedikitnya 30 orang terluka selama topan ini,” kata Charalambos Steriadis, kepala perlindungan sipil di Yunani utara.
Badai aneh hanya berlangsung sekitar 20 menit, menurut saksi mata yang diwawancarai oleh televisi negara ERT.
Jalan-jalan di kota-kota di daerah itu dipenuhi pohon-pohon pinus yang tumbang dan sepeda motor yang terguling, media setempat melaporkan.

Pihak berwenang menyatakan Halkidiki dalam keadaan darurat, dan menteri perlindungan warga negara Yunani yang baru ditunjuk mengunjungi Kamis pagi. Setidaknya 140 petugas pemadam kebakaran beroperasi di daerah tersebut.

“Ini adalah pertama kalinya dalam 25 tahun karir saya bahwa saya telah hidup melalui sesuatu seperti ini,” Athansios Kaltsas, direktur Nea Moudania Medical Center, di mana banyak dari yang terluka dirawat karena patah tulang, kata televisi Yunani.

“Itu sangat tiba-tiba, dan sangat tiba-tiba,” katanya.Kaltsas mengatakan pasien yang dibawa ke klinik berusia antara delapan bulan hingga lebih dari 70 tahun. Beberapa menderita cedera kepala akibat pohon dan benda jatuh lainnya.

Setidaknya 140 pekerja penyelamat terlibat dalam operasi itu, kata kepala darurat Vassilis Varthakoyannis. Cuaca buruk seperti itu tidak biasa di Yunani, di mana musim panas biasanya panas dan kering. Ahli meteorologi Klearxos Marousakis menggambarkan kondisi sebagai “sangat tidak biasa” untuk sepanjang tahun ini. Para ahli meteorologi memperkirakan hujan akan terus turun di daerah itu sampai sekitar jam 9 pagi (06:00 GMT) pada hari Kamis. Badai datang setelah suhu di Yunani melonjak hingga 37 derajat Celcius selama dua hari terakhir.

0Shares