Aceh BERITA Regulasi steempress

Jam Kerja Dibatasi Hingga Pukul 21.00 WIB, Pramusaji Wanita Berlaku Jam Malam di Lhokseumawe

0Shares

Lhokseumawe–Aceh.news | Pemerintah kota Lhokseumawe mengeluarkan surat edaran penertiban konsumen atau pengunjung pada tempat usaha Kuliner, Kafe, dan Perhotelan.

Dalam surat bernomor 451.48/26 tertanggal 06 Januari 2020 Masehi dan 11 Jumadil Awal 1441 Hijriyah yang ditandatangani Walikota Suaidi Yahya, tertulis berdasarkan Qanun Aceh Nomor 8 tahun 2014 tentang pokok-pokok Syari’at Islam, pasal 33 ayat (3) berbunyi Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten/Kota dan instansi swasta serta masyarakat wajib membudayakan tata pergaulan hidup dan tata busana menurut tuntutan Syari’at Islam.

Selanjutnya ayat (5) menyebutkan, setiap orang atau badan hukum yang berada di Aceh berkewajiban menjaga dan mentaati nilai-nilai kesopanan, kelayakan, dan kepatutan dalam pergaulan hidupnya.

Kemudian, Instruksi Gubernur Aceh Nomor 01/INSTR/2014 tentang Penertiban Cafe dan Layanan Internet se-Aceh, pada diktum ketiga disebutkan, setiap pengelolaan yang membuka cafe harus mematuhi ketentuan.

“Berkaitan dengan Qanun Aceh dan Ingub Aceh tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe berkewajiban menjaga dan menjalankan Syari’at Islam sesuai amanat peraturan perundangan dalam rangka menjaga marwah keistimewaan Aceh”, sebut Sekretaris Dinas Syari’at Islam (DSI) Kota Lhokseumawe, Tgk Ramli Amin, melansir RRI, Sabtu (11/01/2020) seraya menjelaskan bahwa edaran tersebut telah disebarkan ke semua pemilik usaha cafe dan hotel.

Sehubungan dengan maksud di atas, kami himbau saudara supaya dapat memelihara norma Syari’at Islam pada setiap aktivitas usaha dengan menertibkan:

– Pelaksanaan hiburan di tempat usaha harus sesuai Syari’at Islam

– Menghentikan seluruh kegiatan pelayanan konsumen pada saat pelaksanaan shalat Maghrib dan shalat Jum’at berlangsung

– Menyediakan tempat shalat dan perangkatnya di lingkungan usaha masing – masing

– Membatasi jam kerja pramusaji wanita, tidak melebihi pukul 21.00 WIB

– Menggunakan pakaian/busana muslim (rapi, sopan, dan indah) bagi pramusaji laki – laki dan wanita

– Memasang lampu yang terang/tidak remang – remang di tempat konsumen

Apabila tidak mengindahkan himbauan di atas, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku, tulis surat edaran tersebut pula.

Sumber : KBRN

0Shares