Aceh AKALSEHAT Figur Pase Sosial Budaya

Tak Terima Disebut Malas, Warga Layangkan Surat Terbuka Kepada Bupati Aceh Utara

0Shares

Lhoksukon–Aceh.news | Salah seorang warga Aceh Utara, Musliadi Salidan melayangkan surat terbuka kepada Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib atau kerab disapa Cek Mad, Minggu, (03/11).

Surat terbuka itu dikirimkan karena merasa keberatan terkait pernyataan Bupati dua periode di kabupaten tersebut yang menyebutkan “Masyarakat Aceh Utara malas” yang sempat mengisi beberapa laman media cetak maupun elektronik pada Sabtu, (02/11).

Surat terbuka itu disampaikan melalui akun Facebook pribadinya seperti yang dikutip Aceh.news, Senin, (04/11).

Berikut surat terbuka Musliadi Salidan kepada kepada Bupati Aceh Utara:

SURAT TERBUKA UNTUK :
Bapak Muhammad Thaib (Bupati Aceh Utara)

Assalamu alaikum Warahmatullahi wa Barakatuh.

Dengan keprihatinan yang mendalam saya menulis surat ini kepada Bapak, Saya Musliadi Salidan, putra Aceh Utara yang lahir dari rahimnya petani. saya tumbuh dan besar di sini, di tanah yang pernah dijuluki sebagai petro dolar.

Bapak Bupati Yang terhormat, yang melatarbelakangi saya menulis surat terbuka ini, tidak lebih sebagai bentuk cinta kami sebagai Rakyat terhadap pemimpin kami, kami yang mengantarkan Bapak ke singgasana itu, gaji dan fasilitas yang bapak terima juga dari hasil uang kami. Kamilah, rakyat jelata ini, yang sebenarnya memiliki kuasa penuh. Jadi sudah sepantasnya kami mengoreksi bapak sebagai sebuah control sosial dalam menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik.

Bapak Bupati yang saya hormati. setelah membaca pernyataan yang bapak sampaikan di beberapa media ” Penyebab kemiskinan di Aceh Utara disebabkan oleh masyarakat Aceh Utara yang malas bekerja dan tidak memanfaatkan bantuan dengan baik’. Minggu, 03 November 2019. Yang dilansir oleh beberapa media, baik cetak maupun elektronik.

Saya melihat penyataan yang bapak sampaikan itu merupakan Ke-Galauan atas wujud kegagalan Bapak memimpin Aceh Utara selama dua periode ini
Dikarenakan saya menilai masalahan kemiskinan itu disebabkan oleh pemerintahan Yang belum sepenuhnya peduli atas permasalahan masyarakat aceh utara juga selama ini masih kurangnnya pengawasan terhadap dana desa di Aceh Utara.

Bapak Bupati yang kami banggakan, hendaklah lebih jeli melihat persoalan rakyat yang bapak pimpin, Bapak tentu tau bahwa pendidikan ialah sebuah dasar untuk terciptanya massa depan yang lebih baik kedepanya ,disini saya berharap bahwa melihat Anggaran Pendapatan Belaja Daerah Aceh Utara agar sebagian dapat dialihkan Kesektor pendidikan bisa dikatakan sebagai Biayasiswa untuk Jenjang S1, S2, maupun S3 atau pendidikan Gratis 15 Tahun atau gratis hinga D3.

Kedua hendaknya sebagian lagi di alihkan ke hal aspek produktif salah satu nya melakukan Subsidi Pemda terhadap para Nelayan dan para Petani serta membangun infrastruktur pendukung untuk petani dan nelayan yang ada di Aceh Utara dari hulu sampai hilir.

Ketiga Pemerintah harus melakukan pembinaan terhadap para pemuda dalam pengembangan skil apa lagi tantangan MEA dan kehadiran KEK. Arun ini akan begitu besar terhadap putra bangsa dan khususnya Putra-putri Kab. Aceh Utara untuk dapat bersaing di dunia kerja.

Satu lagi yang hampir saya lupakan kepada Bapak Bupati yang terhormat supaya terus berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat agar merealisasikan terbentuk nya Daerah Otonomi Baru ( CDOB Aceh Malaka & CDOB Panton Labu) yang ada di Aceh Utara, agar pembangunan dapat tersentral dan maksimal Untuk Aceh Utara.

Kami Rakyat meharapkan integritas, komitmen bapak yang amanah bersama kami rakyat dalam mewujudkan cita-cita Aceh Utara menjadi daerah yang maju dan sejahtera

Wassalamualaikum warahmatuallahi wabarakatuh

Musliadi Salidan
***
Rakyat Aceh Utara

0Shares