Aceh BERITA Industri dan UKM

Tak Lagi Gunakan Label Halal MUI, Bolu Meranti Diragukan Pembeli

0Shares

Sumatra Utara, Anews — Siapa yang tak kenal dengan oleh-oleh khas kota Medan yang satu ini, Bolu Meranti sudah menjadi kewajiban para pelancong yang hilir mudik ke ibukota Sumatra Utara itu, tidak lengkap rasanya bila tidak membawa pulang Bolu yang dikenal memiliki rasa yang khas tersebut.

Namun warga mulai meragukan tingkat kehalalan Bolu Meranti, pasalnya belakangan tidak ditemukan lagi label halal di kotak Bolu Meranti. Karyawan Bolu Meranti enggan memberi komentar soal dihapuskannya label halal di Bolu Meranti tersebut, seperti dilansir Anews dari waspada.id

Berdasarkan informasi yang dihimpun media itu, pengusaha Bolu Meranti sudah tidak mau lagi memperpanjang label halal ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk produk Bolu Meranti. Setelah dicek ke toko Bolu Meranti, Minggu (14/7), dan membeli Bolu tersebut, ternyata benar, sudah tidak ditemukan label halal lagi di produk tersebut.

Salah seorang karyawan toko Bolu Meranti yang enggan menyebutkan namanya mengaku kurang mengetahui mengapa pihak Bolu Meranti tidak lagi menempelkan label halal tersebut ke produk mereka. Bahkan anehnya, karyawan tersebut tidak percaya bahwa sudah tidak ada lagi label halal di pembungkus Bolu Meranti tersebut.

“Ah masa sih tak ada lagi logo halalnya. Tidak tau saya pak kalau soal itu,” katanya sembari membungkus Bolu ke plastik.

Beberapa pengunjung yang diwawancarai juga terkejut dan banyak yang tidak mengetahui hal tersebut. Febi Harahap, salah seorang pengunjung mengaku terkejut dengan tidak adanya label halal tersebut. Dia mengaku baru mengetahui jika sudah tidak ada lagi label halal di Bolu Meranti tersebut.

“Kenapa bisa tidak ada lagi label halalnya ya, apakah Bolu ini sudah tidak lagi halal makanya tidak ditampilkan logo halal,” tanya nya.

Menurut Febi, ketiadaan label halal tersebut akan membuat cemas para konsumen Bolu Meranti yang muslim. Sebab katanya, tidak mungkin umat muslim belanja produk yang diragukan ke halalannya. Febi mengatakan, harusnya pihak Bolu Meranti melindungi konsumennya dengan cara memberi kepastian tingkat kehalalan produk yang mereka jual.

“Jika memang Bolu Meranti tidak lagi halal, baiknya ada penyataan resmi dari MUI, biar masyarakat tidak cemas. Sebaliknya, jika memang Bolu Meranti ini halal, baiknya ada logo halal di produk yang mereka pasarkan,” harapnya.[]

Sumber: waspada.id

0Shares