FEATURE Fiksi Sosial Budaya

Ilmu Kucing Hitam dan Ahli Warisnya

Oleh Fauzan Azima* Nek Rahmi hidup miskin. Tinggal di gubuk reot, beratap daun rumbia dan berdinding bambu yang tidak terlalu rapat. Orang kampung yang melintas bisa melihat dengan jelas seluruh aktivitas beliau di dalam gubuknya. Tidak ada perabotan. Gubuk yang tidak lebih seperti kandang ayam itu, hanya terdapat dapur tungku tempat memasak dan alas tidur […]

FEATURE Fiksi Knowledge Sharing

Köhlerboom [Part2]

Oleh Ayi Jufridar* Tiga bulan delapan belas hari sebelum menerima surat Kerajaan Nomor 19 tanggal 17 Januari, Johan Harmen Rudolf Köhler berbicara dengan istrinya ketika mereka melakukan ritual pagi menjelang berangkat ke kantor. Istrinya selalu mengantar sampai di depan rumah dengan menyandang tas kulit berwarna coklat tua di bahu seolah dialah yang akan berangkat kerja. […]

Fiksi

Köhlerboom (Part 1)

Oleh Ayi Jufridar* BULDOSER kuning kusam yang berdiri tak jauh dari Köhlerboom di halaman Masjid Baiturrahman telah mempertemukan Raja dengan Sofie—sepasang anak muda yang berbeda dalam banyak hal—di sebuah sore yang kelabu. Mereka duduk berhadapan dan hanya dipisahkan sebuah meja kecil kayu berpelitur, senada dengan warna sanger yang tinggal separuh dalam gelas Sofie dan nyaris […]

FEATURE Fiksi Puisi

Sejuta Makna Cinta Bagi Muna

Oleh Ayi Jufridar* Muna baru saja menikah, momen bahagia bagi banyak orang kini menghampiri dirinya. Semua yang dilihat Muna menjadi indah. Setiap keindahan itu memiliki definisi yang berbeda, entah tergantung kepada apa dan siapa, atau suasana hati seperti apa. Muna sulit melukiskannya. Tapi lukisan itu tetap dibutuhkan, sebagai pelengkap kebahagiaan, setidaknya dalam bentuk kata yang […]

Aceh AKALSEHAT Fiksi Politik Sosial Budaya

Opera Apa Suman vs Abu Li Pirak (Bagian-II)

Oleh Adam Zainal* “Kenapa kau selalu mengelak kala aku menguliti tentang masalah perjuangan Aceh Suman!?, Bukankah kau sudah hidup mewah pasca damai ini?”, celutuk Abu Li Pirak seolah memancing riuh dikedua tetua yang saban hari berbeda haluan paska damai Helsinky itu. “Sebelum damai ini datang, kehidupanku memang sudah begini adanya, Abu!, Beda dengan kau!, dulu […]

AKALSEHAT FEATURE Fiksi

Apa Suman; Kejahatan di Balik Peci

Cerpen Oleh Adam Zainal* “Ada sekelumat asa, harapan, juga kecewa pada jiwa-jiwa yang tulus. Mereka tidak faham apa yang disebut dengan politik, yang mereka tahu jubah dan Peci adalah kebaikan (tanda kesucian), juga alas untuk menjanjikan kemakmuran, kesejahteraan, terlepas siapa insan yang mengenakan jubah dan peci suci tersebut,” kata Apa Suman. Aku mengamati dengan seksama […]