OPINI

Jangan Usik Memoar Kelam Mereka

Oleh Dili Munanzar* Empat tahun pra MoU Helsinki, sikap represif aparat keamanan menjadi sebuah memoar yang belum terlupakan di benak mereka. Ya, mereka Aneuk Syuhada Aceh (korban konflik) yang saban hari orang tuanya diburu karena melakukan perlawanan terhadap ketidakadilan Republik Indonesia pada Negeri, Aceh Sumatra. Sepanjang waktu pada masanya, mereka hanya bisa menanti kabar kapan […]

Figur OPINI

Selamat Jalan Teungku Sabardi Alias Jenaka – Refleksi 14 Tahun Damai Aceh

Sehari sebelum peringatan 14 tahun perjanjian damai GAM-RI, kita berduka atas berpulangnya ke Rahmatullah mantan anggota GAM Wilayah Linge, Teungku Sabardi alias Jenaka, semoga almarhum mendapat ampunan dari salah dan dosa serta mendapat tempat di surga bersama Baginda Nabi Muhammad SAW, dan kepada keluarga besar KPA (Komite Peralihan Aceh) untuk bersabar dalam duka yang sangat […]

OPINI

Di Penghujung Asa, Perjanjian Damai MoU Helsinki Bagi Kami Teuntra Wali

Oleh Ramli* Sebelumnya, kepada seluruh masyarakat Aceh, selamat memperingati 14 tahun perdamaian Aceh yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, serta ditandatangani oleh Delegasi perwakilan Gerakan Aceh Merdeka/GAM dan Delegasi Republik Indonesia/RI pada 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia. Setelah dua tahun, tiga bulan dan delapan belas hari semejak diberlakukannya Darurat Militer di Aceh pada […]

OPINI Sosial Budaya

Usai Lebaran, Kembali ke Musim ‘Seumula’

Oleh M. Yasir, ST* Terkesan singkat, momentum anjangsana di hari lebaran Idul Adha sebentar lagi usai. Setelah bakda shalat Ied kemarin, warga mulai disibukkan dengan beragam kegiatan serta kepanitiaan penyembelihan kurban. Hanya menyisakan satu hari masa libur, keesokan harinya sebahagian karyawan sudah akan mulai memasuki jadwal jam kerja seperti hari biasanya. Pulang ke kampung halaman, […]

OPINI

Aku dan Orang-orang yang Merdeka

Oleh Sulthan Alfaraby* Setelah selesai menulis dua opini yang berjudul: Aktivis Uang Receh dan Seribu Masalah Aceh, kini tangan penulis mulai gatal kembali diakibatkan melihat kondisi-kondisi mentalitas beberapa dari kaum intelijensi yang masih mempunyai mental inlander. Inlander, sebuah kata yang bermakna ejekan dari penjajah Belanda kepada kaum pribumi, tepatnya orang Indonesia. Memang jika kita melihat […]

OPINI

Panglima Bersenapan Panci

Refleksi 14 Tahun Perdamaian RI-GAMOleh Fauzan Azima* Wali Neugara Teungku Muhammad Hasan di Tiro mengatakan “Carilah pangkat di bumi Aceh.” Kalimat tersebut adalah jawaban kepada orang-orang yang meminta jabatan dalam struktur perjuangan GAM, sementara mereka belum berbuat apapun di tanah kelahirannya. Wali benar! Lapangan yang menentukan “right man in the right place” setelah “test case” […]